Selamat datang di website Kedai Madina Belitung !

Makan Bedulang

By 06.12.00


Makan Bedulang kedai Madina Belitung

Makan Bedulang kedai Madina Belitung

Makan Bedulang kedai Madina Belitung

Setiap suku di Indonesia mempunyai budaya masing-masing yang unik dan khas. Entah itu berupa musik, tarian ataupun apalah namanya. Jika "tradisi makan" juga bisa dimasukkan sebagai bagian dari budaya, maka kita menemukan beragam "budaya makan" yang terdapat di Indonesia.

Di pulau Belitung yang sebagian besar penduduknya adalah suku melayu, juga mempunyai tradisi makan khas melayu. Yaitu tradisi " Makan Bedulang". Tradisi makan bedulang ini sudah ada sejak lama dan biasanya ditemui dalam acara hajatan ataupun pertemuan-pertemuan warga yang dalam salah satu acaranya adalah makan bersama.

Sekitar 20 tahun yang lalu, penulis masih sempat mengamati beberapa keluarga yang setiap makan bersama anggota keluarga selalu dengan cara makan bedulang ini. Duduknya lesehan diatas tikar purun.....!! 

Tradisi makan bedulang ini mencerminkan sifat kekeluargaan yang kental serta gotongroyong yang kuat. Jadi makan pun harus gotongroyong... he he.

Beberapa tahun belakangan ini sudah jarang acara Makan Bedulang ini ditemui pada hajatan orang Belitung. Mungkin karena alasan ingin praktis saja. Sehingga dikuatirkan budaya makan bedulang ini lama kelamaan akan hilang dari tradisi orang Belitung.

Untuk membangkitkan  kembali salah satu tradisi orang Belitung, beberapa rumah makan di Belitung menyediakan layanan makan bedulang ini.

Rumah makan Kedai Madina Belitung juga menyediakan hidangan makan bedulang, spesial ala Kedai Madina, tentunya....!!

1(satu) paket makan bedulang ini terdiri dari Nasi putih, Aneka laukpauk (biasanya terdiri dari 5 sampai 7 macam), dan hidangan "cuci mulut" yang biasanya adalah kue basah ataupun buah segar.

1 dulang ini maksimal "dihadapi" oleh 4 orang "peserta".

Jika anda berminat untuk mencoba makan bedulang di Kedai Madina, mohon konfirmasi terlebih dulu.

Silakan mampir dan merasakan sensasi tradisi makan bedulang suku melayu di Kedai Madina Belitung.

You Might Also Like

0 komentar